Tutorial Singkat Cara Menggunakan Mikroskop

Didalam menggunakan sebuah mikroskop beberapa hal yang harus dilakukan adalah meletakkan mikroskop di sebuah tempat yang aman, atur posisi serta peralatan pendukung lain supaya lebih mudah dalam melakukan pengamatan. Selain itu yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah masalah pencahayaan, karena objek pengamatan baru bisa diamati dengan jelas jika pencahayaannya memadai.

Beberapa merk dan model mikroskop sudah dilengkapi dengan sumber cahaya sendiri berupa lampu. Diantaranya adalah merk Nikon, beberapa jenis mikroskop merk ini sudah ada yang dilengkapi dengan sumber cahaya sendiri. Anda bisa mengeceknya di beberapa website yang jual mikroskop Nikon.

Mikroskop yang belum dilengkapi sumber cahaya sendiri biasanya akan menggunakan bantuan cahaya lampu atau cahaya matahari.

Bila menggunakan bantuan lampu, letakan dengan jarak sekitar 20 cm dari mikroskop dan bila menggunakan bantuan cahaya matahari, arahkan cermin pada mikroskop ke arah datangnya sumber cahaya.

Atur diafragma dan kedudukan cermin sehingga cahaya yang masuk terpantul melalui lubang meja objek, tapi cermin jangan diarahkan langsung ke sinar matahari karena jika memantul ke mata akan mengganggu penglihatan.

Pencahayaannya sudah benar jika dilihat dari lensa okuler terlihat lingkaran yang terangnya merata dan inilah yang dinamakan lapangan pandang. Bila ternyata belum jelas tinggal diputar/ganti saja lensa objektifnya menggunakan revolver.

Gunakan lensa objektif dengan tingkat pembesaran yang paling rendah dulu ketika baru memulai pengamatan, lalu lakukan langkah-langkah seperti berikut :

1# – Letakan objek yang sudah ditaruh di object glass pada meja objek, atur posisi object glass agar berada di area lapangan pandang kemudian jepit menggunakan penjepit yang ada di meja objek.

2# – Turunkan lensa objektif secara perlahan menggunakan pemutar kasar hingga berjarak sekitar 5 mm dari objek yang akan diamati dan ketika menurunkan juga harus hati-hati jangan sampai menyentuh object glass karena bisa menyebabkan lensa objektif tergores. Kemudian perhatikan bayangan lewat lensa okuler sampai benar-benar terlihat jelas. Bila belum, naikan atau turunkan lagi lensa objektifnya.

Pada beberapa jenis mikroskop yang bisa dinaik-turunkan bukan lensa objektif melainkan meja objeknya.

3# – Setelah objek dapat dilihat melalui lensa okuler, sekarang tinggal menggunakan pemutar halus untuk menaikkan dan menurunkan lensa objektif sampai berada tepat pada fokus lensa agar objek terlihat makin jelas.

4# –  Bila ingin meningkatkan pembesaran, tinggal putar saja revolver-nya untuk mengubah atau mengganti ke lensa objektif yang memiliki tingkat pembesaran lebih tinggi. Dan usahakan posisi object glass tidak bergeser, karena kalau sampai hal ini terjadi anda harus memulai lagi dari awal.

5# –  Setelah itu amatilah objek secara seksama, catat setiap data informasi yang anda dapatkan.

Gimana mudah bukan untuk menggunakan mikroskop? Walaupun mungkin penjelasannya cukup panjang namun dalam prakteknya akan terasa singkat sekali. Jika anda seorang peneliti atau ilmuwan, memiliki sebuah mikroskop tentu merupakan suatu keharusan. Salah satu merk mikroskop yang memiliki performa terbaik dan bisa anda jadikan pilihan adalah Nikon. Banyak penyedia yang sudah jual mikroskop Nikon ini, jadi anda akan sangat mudah untuk mendapatkannya.

Scroll To Top