Menciptakan Laba dari Kursi Boncengan Anak

Mobilitas masyarakat yang semakin tinggi mau tidak mau mengharuskan mereka untuk memiliki kendaraan minimal sepeda motor. Kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi terlihat dari angka penjualan motor yang semakin meningkat pada tiap tahunnya dari fenomena ini, ada seseorang bernama Roihatul yang membuka peluang usaha dengan membuat sabuk bonceng anak. Tercetusnya ide ini karena beliau melihat kebutuhan para orangtua yang kesulitan dalam mengantar anaknya pergi ke sekolah . Mereka takut anak mereka akan terjatuh dari motor karena terkadang anak-anak suka tertidur ketika berada di boncengan. Jika tubuh mereka tidak terlalu kuat dalam menahan hembusan angin yang kencang , mereka bisa terjatuh dari boncengan. Banyak sekali kejadian di sekitar tempat tinggal yang anaknya terjatuh karena tidak ada pengaman sama sekali. Roihatul melihat keresahan itu dengan mencoba membuat boncengan anak.Pada awalnya, Roihatul membuat boncengan anak seperti mengikat gendongan anak tetapi saat ini boncengan anak sudah berkembang pesat seperti yang kamu lihat sekarang.

boncengan-motor-anak

Keselamatan dan kenyamanan sang anak sangat berkendara harus jadi prioritas utama. Jika bukan hal yang terlalu mendesak lebih baik tidak perlu membawa anak untuk bepergian jauh meski untuk alasan apapun.Tetapi, jika terpaksa maka coba pakaikan boncengan anak di motor kamu.Bentuk boncengan anak saat ini sudah semakin banyak dan beragam.Bertambahnya jumlah pengendara juga berimbas pada bertambahnya kursi bonceng anak ini.Tidak hanya Roihatul yang memproduksi boncengan anak tetapi banyak sekali produsen yang membuka peluang usaha dari fenomena ini.Dan alhasil, mereka bisa mendapat banyak sekali keuntungan dengan bisnis seperti ini. Saat ini sudah ada banyak sekali boncengan anak dengan berbagai tipe, dengan bahan yang berbeda ataupun motif yang sama dijual di pasaran. Salah satu produsen yang juga membuat boncengan anak adalah pasangan suami istri Sapto dan Anita Camelia.Mereka melihat adanya kebutuhan boncengan anak di masyarakat, maka mereka pun mencoba memproduksi Hammada Belt.

Kedua boncengan anak ini sama-sama menawarkan keamanan saat memboncengkan anak di sepeda motor.Tetapi, produk Hammada Belt ini bentuknya lebih menyerupai seperti tempat duduk anak yang lengkap dengan sandaran punggung dan bantalan tangan.Hammada belt ini juga lengkap dengan sabuk-sabuk pengamannya.Dengan berkembangnya produk, Roihatul menawarkan tiga tipe Helmiat bonceng anak yaitu tipe standar, tipe Luxi dan Tipe Ross.Perbedaan ketiga tipe terletak pada ketinggian sandaran punggungnya.Untuk tipe standar, sandaran punggung hanya sebatas pundak, tipe Luxi dan Ross sandarannya setinggi kepala.Perbedaannya juga terletak pada bentuknya yang kotak dan oval.

Saat ini Roihatul menjual Helmiat Bonceng Bocah dari harga Rp 300.000 sampai Rp. 350.000.Harganya naik dari Rp 250.000 karena menyesuaikan dengan kenaikan ongkos produksi. Produk Roihatul ini ternyata mendapat saingan ketat dari Hammada Belt yang justru lebih laku di pasaran karena harganya yang lebih murah dibawah Rp 100 ribu. Anita menawarkan dua tipe sabuk boncengan anak yakni tipe standard an tipe jumbo. Perbedaannya terletak pada berat beban yang bisa ditanggung.Hammada Belt ini bisa digunakan untuk anak yang berusia dua tahun sampai enam tahun dengan berat badan maksimal 40 kg.Tertarik untuk membuka bisnis boncengan anak seperti ini?Semoga informasi tadi bermanfaat.

Scroll To Top